Berkebun Hidroponik

Mengenal Seni Berkebun sebagai hobi

October 5, 2016 — by Hanson Leo

main

Berkebun Hidroponik

Mengenal Seni Berkebun sebagai hobi

October 5, 2016 — by Hanson Leo

Seni berkebun memang bukan hobi atau kegiatan yang bisa dilakukan secara sembarang. Diperlukan tangan yang dingin, kecermatan, dan tanggung jawab yang tinggi untuk bisa merawat dan menjaga tanaman agar bisa tumbuh subur.

Banyak proses yang harus dilakukan dalam berkebun, khususnya dalam menjadikan sebuah lahan kosong menjadi kebun yang hijau dan asri. Bagi sebagian orang, berkebun merupakan sebuah seni. Ya, seni berkebun memang sudah dikenal lama oleh beberapa kebudayaan seperti di negara-negara Eropa, atau bahkan di Jepang.

Seni Berkebun di Jepang

Di Jepang, kebun memiliki arti yang cukup penting. Setiap tanggal 29 April masyarakat Jepang merayakan hari berkebun nasional yang masih merupakan bagian dari liburan Golden Week. Sementara pada masyarakat Eropa, kebun merupakan sebuah identitas tersendiri. Kebun di Eropa juga sering digunakan sebagai tempat digelarnya berbagai macam acara penting seperti pernikahan atau pesta para bangsawan.

Seni Berkebun di Indonesia

Di Indonesia, sejak zaman dahulu, masyarakat yang hidup dari bercocok tanam sudah mengenal perihal seni berkebun. Sebagai sumber penghidupan, pengelolaan kebun diperhitungkan sedemikian rupa. Mereka tahu betul tentang kondisi tanah, bagaimana menyesuaikannya dengan musim, tanaman apa yang paling cocok ditanam, serta perawatan apa yang harus dilakukan agar upaya berkebun atau bercocok tanamnya bisa memberikan  hasil yang optimal.

Seiring dengan perkembangan waktu, seni berkebun mulai dilakukan secara modern dan memanfaatkan berbagai inovasi di bidang pertanian dan budi daya tanaman.

Beberapa seni berkebun modern yang banyak diaplikasikan oleh masyarakat saat ini adalah sistem berkebun hidroponik, akuaponik, hingga konsep berkebun sky garden. Berbagai kemudahan yang ditawarkan dari seni berkebun modern ini tentu saja diminati oleh banyak pihak. Tidak hanya nilai estetika yang dihasilkan dari seni berkebun ini, namun juga manfaat pangan yang bisa bernilai ekonomis jika ditekuni secara serius.

Seni Berkebun Hidroponik

Hidroponik merupakan seni berkebun yang paling banyak digemari saat ini. Sistem tanamnya tidak menggunakan tanah, melainkan menggunakan media air. Pada sistem bercocok tanam hidroponik, nutrisi yang terkandung di dalam air menjadi hal terpenting yang harus diperhatikan. Kandungan nutrisi tersebut berperan penting dalam menjaga kelangsungan hidup & kesuburan tanaman. Jenis tanaman yang sering ditanam menggunakan sistem hidroponik adalah bayam, selada hijau, cabai, dan terong.

Seni Berkebun Sky Garden

Selain Hidroponik, sistem sky garden juga banyak diminati oleh masyarakat Indonesia, terutama mereka yang tidak memiliki lahan luas. Konsep bercocok tanam sky garden hanya membutuhkan pot atau botol bekas yang diisi tanah & kompos, sebagai media tanamnya.

Pot-pot yang sudah berisi media tanam dan benih yang sudah di semai kemudian digantung dengan menggunakan kawat. Biasanya digantung di depan rumah, di halaman belakang, atau di kawasan di sekitar rumah yang dibuat khusus. Jenis tanaman yang biasa ditanam dengan cara ini adalah tanaman bunga merambat, atau yang berukuran kecil, seperti misalnya lobelia, lavender atau adenium.

Adapun akuaponik adalah sistem bercocok tanam yang dipadukan dengan budi daya ikan. Tanaman akan ditanam diatas kolam ikan atau akuarium dengan sistem pengairan yang sudah dirancang sedemikian rupa agar dapat mengalir melewati tanaman dan kembali ke kolam. Jenis tanaman yang biasa ditanam pada sistem ini mirip seperti pada sistem hidroponik yaitu berbagai jenis sayur-sayuran.

Selain ketiga sistem di atas, masih banyak jenis seni berkebun yang bisa dilakukan. Jika memiliki lahan yang luas, kita dapat mencontoh cara berkebun masyarakat Jepang dan Eropa untuk membuat kebun sekaligus tempat perayaan.

Dalam seni berkebun, estetika menjadi salah satu poin yang dipertimbangkan. Tidak hanya sekadar merawat dan menjaga kebun agar tumbuh subur dan asri, namun juga harus memikirkan tata letak dan jenis tanamannya.

Berkebun membutuhkan kesabaran yang tinggi. Perlu pengalaman dan banyak percobaan untuk dapat menghasilkan kebun yang subur, asri, bermanfaat, dan memiliki nilai estetika yang tinggi. Adapun untuk mendapatkan nilai estetika yang tinggi, kita juga perlu mengetahui perpaduan yang tepat antara jenis tanaman, serta tata letaknya.

Selain itu, kebun yang bermanfaat adalah kebun yang dapat memberikan keuntungan bagi semua yang terlibat. Baik itu diri kita sendiri, orang lain, juga ekosistem yang ada di lingkungan tersebut.

Hal penting lainnya yang harus diperhatikan dalam aktivitas berkebun adalah libatkan perasaan kita dalam merawat kebun tersebut. Seperti kebanyakan karya seni terindah lainnya, seni berkebun juga harus melibatkan hati dalam melakukannya. Dari sanalah keindahan akan muncul.

Nah, untuk mendapatkan inspirasi berkebun dan berbagai perkembangan terbaru tentang dunia berkebun lainnya, Kunjungilah website alatkebunku.com. Di sini, Anda tidak hanya akan mendapatkan berbagai informasi mengenai kegiatan berkebun, namun juga dapat mencari berbagai perlengkapan atau alat-alat berkebun, mulai dari gunting rumput, sekop, benih tanaman, pupuk, hingga mesin pemotong rumput. Selamat berkebun.