Berkebun

Jenis Sprinkler untuk Pertanian dan Perkebunan

February 16, 2017 — by Tripta Agro Mandiri

main

Berkebun

Jenis Sprinkler untuk Pertanian dan Perkebunan

February 16, 2017 — by Tripta Agro Mandiri

Jenis Sprinkler untuk Pertanian dan Perkebunan

Bagi Anda yang berkecimpung atau memiliki hobi dalam dunia pertanian dan perkebunan, tentu sudah tak asing lagi dengan berbagai jenis sprinkler. Secara singkat, sprinkler merupakan salah satu teknik pengairan tanaman yang terlihat seperti air hujan yang menyirami tanaman.

Teknisnya, sprinkler merupakan teknik irigasi yang mencakup overhead irrigation, yakni dengan menyemburkan air dari bawah ke atas, sehingga mampu menyirami seluruh tanaman di kebun Anda dalam waktu singkat. Cara ini dinilai sangat efisien, terutama pada media tanah yang memiliki tekstur agak kasar, karena pemakaian airnya bisa dua kali lebih hemat.

Pilih Jenis Sprinkler yang Cocok untuk Kebutuhan Anda

Teknik irigasi menggunakan sprinkler ini banyak diminati, terutama oleh pemilik lahan pertainan atau perkebunan yang cukup luas. Seperti yang telah dibahas di atas, efisiensi air menjadi alasan utama, namun sistem sprinkler juga bisa menghemat waktu dan tenaga.

Tak hanya itu, jenis sprinkler yang tepat dapat membantu tanaman Anda memperoleh nutrisi air yang dibutuhkan secara imbang. Tidak akan ada lagi bagian tanaman yang kekurangan atau kelebihan air dan membuatnya mati.

Untuk memilih jenis sprinkler mana yang cocok untuk kebun atau lahan pertanian Anda, ada baiknya jika Anda mengenal terlebih dulu tipe lahan dan jumlah tanaman yang Anda miliki. Berikut adalah beberapa jenis sprinkler yang bisa Anda gunakan:

  1. Jenis Rotary Sprinkler

Seperti namanya, rotary sprinkler merupakan salah satu jenis sprinkler yang memiliki bentuk ‘memutar’. Dikatakan demikian karena jenis yang satu ini memiliki tiga lubang pemancar air di sekelilingnya dengan sudut putar 360 derajat. Jika Anda tertarik, Anda bisa mencoba Sellery sprinkler taman 3 yang memiliki dudukan untuk membuat posisi lebih stabil.

Kelebihan lain yang dimiliki oleh jenis rotary sprinkler adalah bisa disambungkan ke sprinkler lainnya. Jika Anda memiliki lahan rumput yang luas, tipe ini sangat cocok untuk digunakan.

  1. Sprinkler Impulse

Jenis sprinkler yang satu ini bisa dibilang sangat unik dan berbeda dengan sprinkler lainnya. Walau sama-sama memiliki lubang pemancar air, sprinkler impulse memiliki performa kerja yang sangat fantastis. Sebut saja seperti tipe Sellery Sprinkler Taman 60-505 yang dilengkapi dengan berbagai pengaturan.

Kelebihan pertama jenis sprinkler ini adalah memiliki sudut putar yang bisa disetel ulang sesuai kebutuhan penyiraman tanaman Anda. Tak hanya itu, fitur pengaturan air yang tersedia juga memungkinkan Anda untuk mengatur kebutuhan air yang harus dikeluarkan. Praktis, bukan?

  1. Jenis sprinkler Rotary Ace

Serupa dengan rotary sprinkler, jenis rotary ace ini juga memiliki tiga lubang pemancar air untuk mengairi lahan pertanian atau perkebunan yang luas. Dengan sudut putar yang mencapai 360 derajat, rotary ace sangat mirip dengan sprinkler rotary. Hanya saja, tipe ini tidap bisa disambungkan ke sprinkler lain.

  1. Jenis sprinkler Rotor Flow

Bentuknya yang menyerupai tongkat pendek dan lurus membuat sprinkler rotor flow mudah dipasang di bagian manapun. Jenis ini terbuat dari plastik yang kuat serta memiliki fitur seperti tahan getaran dan putaran airnya bisa lurus serta menyebar rata ke seluruh lahan.

Jika Anda memilih sprinkler jenis ini, Anda bisa melakukan pengaturan sudut putaran, mulai dari 40, 90, 180, dan 360 derajat, disesuaikan dengan luasnya lahan serta banyaknya tanaman yang ada.

Cara Kerja Berbagai Jenis Sprinkler

Apapun jenis sprinkler yang Anda pilih, mereka memiliki cara kerja yang sama. Sistem kerja sprinkler diambil dari sumber air seperti kolam air atau sungai dan disalurkan melalui slang atau pipa dengan menggunakan tekanan yang tinggi. Oleh karena itu, pemilihan slang juga memengaruhi kinerja berbagai jenis sprinkler.

Jarak semburan sprinkler biasanya mencapai 20-30 radius, tetapi hal itu juga bergantung pada sistem nozel yang digunakan. Pemasangan sprinkler tidak bisa dilakukan secara sembarangan agar semburan air yang dihasilkan bisa keluar secara optimal.

Selain digunakan untuk mengairi tanaman di lahan pertanian atau perkebunan, berbagai jenis sprinkler juga kerap dimanfaatkan sebagai penyalur cairan pestisida untuk mengusir hama dan parasit tumbuhan. Namun, apa pun tujuan Anda, sistem pengairan yang satu ini memerlukan sumber air bertekanan tinggi supaya bisa mendistribusikan air secara merata sesuai kebutuhan.