Berkebun Hidroponik

Cara Membuat Nutrisi Hidroponik Sendiri

February 9, 2017 — by Tripta Agro Mandiri

main

Berkebun Hidroponik

Cara Membuat Nutrisi Hidroponik Sendiri

February 9, 2017 — by Tripta Agro Mandiri

Cara Membuat Nutrisi Hidroponik Sendiri

Cara membuat nutrisi hidroponik sistem bertanam secara hidroponik memiliki prinsip penanaman menggunakan larutan nutrisi dengan media selain tanah. Aplikasi teknik ini menekankan pada pentingnya penggunaan nutrisi hidroponik yang menopang tumbuhnya tanaman, sekaligus sebagai pengganti unsur hara yang biasa diperoleh tanaman dari dalam tanah.

Larutan nutrisi hidroponik berfungsi sebagai makanan bagi tanaman. Itu sebabnya, pemberian larutan secara rutin dan berkala sangat diperlukan agar tanaman dapat tumbuh subur.

Nah, bagi Anda yang tidak ingin repot, membeli larutan di toko tentu lebih memudahkan. Akan tetapi, membuat larutan nutrisi hidroponik sendiri dapat membuat Anda lebih bisa menakar nutrisi-nutrisi yang diperlukan oleh tanaman yang ada di halaman rumah Anda.

Cara Membuat Nutrisi Hidroponik dengan Mudah

Pada prinsipnya, tanaman memerlukan setidaknya 16 unsur hara atau nutrisi untuk pertumbuhan. Memang tanah menyimpan banyak sekali unsur hara yang bermanfaat bagi tanaman, namun nutrisi hidroponik juga bisa diperoleh dari udara, air, dan juga pupuk. Anda dapat melihat unsur nutrisi itu sendiri terbagi menjadi dua, yakni unsur makro dan mikro, sebagai berikut:

  1. Unsur nutrisi makro
  • Nitrogen (N)
  • Fosfat (P)
  • Kalium (K)
  • Kalsium (Ca)
  • Magnesium (Mg)
  • Sulfur (S)
  1. Unsur nutrisi mikro
  • Besi (Fe)
  • Tembaga (Cu)
  • Mangan (Mn)
  • Boron (B)
  • Seng (Zn)
  • Molibdenum (Mo)
  • Klor (Cl)

Jika ingin membuat nutrisi hidrponik sendiri, pastikan Anda sudah familier dengan unsur-unsur hara yang diperlukan tanaman. Nitrogen, misalnya, merupakan nutrisi yang penting untuk menyediakan asam amino dan protein bagi tanaman.

Fosfor kerap digunakan untuk menyokong terjadinya proses fotosintesis pada tanaman serta berperan dalam pertumbuhannya. Agar kondisi tanaman sehat dan dapat menyerap makanan dengan baik, Anda perlu memberikan fosfat yang diperlukan oleh akar.

Sementara itu, sama halnya seperti tubuh kita, tanaman juga memerlukan kalsium untuk membentuk dinding-dinding sel yang kuat dan menyokong pertumbuhannya.

Nah, perlu diketahui bahwa ada banyak sekali cara yang bisa dilakukan untuk membuat larutan nutrisi hidroponik sendiri. Pastikan Anda mengikuti langkah-langkah yang benar sebagai berikut:

Bahan yang diperlukan:

  1. Gandasil D sebanyak 100 gram
  2. KCL sebanyak 200 gram
  3. UREA sebanyak 200 gram
  4. NPK sebanyak 200 gram
  5. 4 buah stoples dengan kapasitas 1 sampai 2 liter
  6. 4 liter air

Cara membuat larutan:

  1. Masukkan bahan-bahan yang telah ditakar di stoples yang berbeda-beda
  2. Tambahkan 1 liter air pada masing-masing stoples
  3. Aduk bahan dan air hingga tercampur merata dan tidak ada endapan pupuk yang tersisa
  4. Larutan nutrisi siap digunakan

Untuk kebutuhan nutrisi dalam jumlah besar, misalnya untuk perkebunan hidroponik dengan lahan yang luas, Anda bisa membuat sendiri larutan nutrisinya dalam jumlah banyak. Berikut adalah langkah-langkahnya:

Alat dan Bahan:

  1. Pupuk Urea 1000 gram
  2. Pupuk KCL 1000 gram
  3. Pupuk NPK 1000 gram
  4. Pupuk daun gandasil (Growmore) 1000 gram
  5. Ember berkapasitas 20 liter
  6. Drum plastik berkapasitas 100 liter
  7. Alat pengaduk
  8. Camry timbangan elektronik 5 kg
  9. Air yang sudah melalui proses pengendapan selama 7 hari

Cara pembuatan:

  1. Masukkan seluruh bahan yang telah ditimbang ke dalam ember
  2. Tuangkan air sebanyak 20 liter ke dalam ember sedikit demi sedikit
  3. Aduk perlahan-lahan sampai tidak ada lagi endapan pupuk
  4. Tuangkan larutan ke dalam drum berkapasitas 100 liter
  5. Tuangkan air ke dalam drum sambil diaduk-aduk hingga mencapai volume 100 liter

Sebelum mencampur, pastikan suhu air berada di antara 16 derajat hingga 27 derajat selsius. Jika lebih dari itu, maka bisa memberi pengaruh yang tidak baik untuk pertumbuhan tanaman. Hal yang tidak kalah penting adalah mengukur pH larutan. Gunakan alat pengukur pH untuk memastikan larutan memiliki pH tidak lebih dari 7.0.

Kedua cara di atas adalah nutrisi sederhana yang bisa Anda aplikasikan sendiri di rumah. Jika dibandingkan dengan membeli nutrisi AB yang populer di toko, Anda bisa lebih menghemat biaya. Umumnya, campuran larutan A dan B dipatok dengan harga kisaran Rp. 110.000 untuk 100 liter larutan, sementara jika membuat sendiri, Anda hanya perlu merogoh kocek sebesar Rp. 45.000. Lumayan bukan?